Perubahmakna __ Setiap orang pastinya memiliki sebuah motto serta visi dan misi dalam hidupnya. begitupun sebuah instansi yang seharusnya memiliki sebuah motto juang, dengan harapan setiap orang yang bernaung darinya tersebut memiliki daya juang, serta dedikasi akan pekerjaan yang ditugaskan. Cerdas, tegas, lugas sebuah motto yang saya lihat dari belakang baju seorang wartawan lokal. Mari kita kupas pengabdian tiada batas seorang abdi negara. Selamat membaca, keep smile..
Tegas
Ketika kita berbicara tentang
prinsip seorang pejuang, tentunya sikap tegas sudah wajib melekat dalam
dirinya. Begitu juga dengan komitmen yang mestinya dilakukan dengan
pengaplikasian secara konsisten.
Setiap hari senin seorang guru
sudah pastinya melaksanakan kegiatan upacara bendera. Iringan paduan suara
dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya begitu menggelegar sampai menggetarkan hati
setiap peserta yang mengikutinya.
Barisan tersusun rapi
mengingatkan saya akan cerita masa lalu yang begitu kental melekat diingatan. Waktu
menjadi seorang siswa pada tahun-tahun lalu. Waktu itu saya pernah bermimpi
bahwa suatu hari nanti saya akan berdiri di depan barisan para guru sehingga
nampak menghadap ke arah depan siswa. Itulah mimpi dulu yang menjadi kenyataan
saat ini.
Lugas
Saya pernah bekerja disebuah
peberibit buku, tempatnya begitu bagus, pekerjanya begitu terampil, profesional
dalam bertugas serta tidak pernah menyimpang dari tugas yang diberikan. Saya didik
dan dilatih begitu ketat oleh mentor sekaligus menjabat sebagai direktur
perusahaan media.
Dalam berbicara serta menyusun
pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber saya sebagai jurnalis sudah
seharusnya menyusun pertanyaan yang pas dan lugas. Kemudian pertanyaan tersebut
dikembangkan ke dalam pertanyaan yang semakin sempit, namun masih sesuai.
Tuntas
Akhir dari setiap proses ialah
tujuan yang tercapai. Bagaimana jika tujuannya belum tercapai? Maka sudah pasti
proses berlanjut, cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan harus diganti
dengan cara baru. Berjuang untuk generasi gemilang, memang membuat kita
kepayahan namun itu bukanlah sebuah halangan, melainkan risiko agar tetap
bertahan dan nikmatnya sebuah perjuangan.
Penulis : Muhamad Padhil Sumarwan


0 Comments